selalu ada cara

sudah kurasa lelah

setara orang bilang tak ada arah

hayal, bukankah ini belum terlalu parah!!!

begitu kata hati menyanggah

senyum tetaplah harus

tapi memang bukan berarti mengobati

jalan saja terus

jangan terlalu hiraukan arus

gunakan kaca untuk melihat kebelakang

bukan berarti mengacuhkan

tapi hanya untuk mengingatkan

gelombang pastilah ada

dan tetaplah tegak berjalan

jurang bukanlah hambatan

tebing bukanlah kebuntuan

hanya Yakinlah!

Tuhan telah memilihkan jalan untuk kita

maka tetaplah tegak

ada cara untuk melaluinya

Terorist, salah siapa?

terorist dan bom

tragedi terjadi

bom meledak tak terhindari

di timur sana

ditempat beribadah agama salib

duka negeri mengalir

beribu kecam menghujam

setelah dikira sepi dan mati

teroris kembali unjuk gigi

salah siapa?

bertanya lagi, salah siapa?

agama?

jelas bukan

negara?

belum tentu.

manusianya?

siapa tau

jadi salah siapa?

bukan yang bertanya

atau yang menjawab

atau bahkan yang menghujat

Tuhan lebih tau tujuanNya

dari mimpi

aku terlelap didalam tidur

bermimpi semua indah tentang kamu

yang kamu genggam jemari tanganku

yang  kamu tatap dengan penuh kecintaan

aku terlelap didalam tidurku

bermimpi kamu dekati aku

dan kamu peluk erat tubuhku

tapi

selalu saja ada “tapi”

pada kenyataanya aku hanya bermimpi

dan kamu tidak bisa aku miliki

bukan berarti “semua berawal dari mimpi” selalu terealisasi

nyatanya sering kali mimpi hanyalah mimpi

dan hidup tetap pada garisnya

tinggal berjalan

melewati sulitnya menata ulang serpihan yang talah berserakan

bukan untuk mengukur dalamnya keruhan

melainkan untuk menghindari curamnya lubang didepan

jawaban untuk pertanyaan

hey…

kenapa bertanya

bukankah sudah jelas adanya

jawaban itu telah tercantum

secarik kertas dengan lebel sarjana

sebaris daftar dengan berbagai warna poin nilai

tertera nama bertautan title dibelakangnya

signature yang jelas pula dari beberapa nama

lalu kenapa?

pertanyaan masih selalu ada

seperti menyalin dengan mesin

berurutan meskipun telah jelas jawabannya

mungkinkah ada jawaban lain untuk pertanyaan yang sama?

atau memang belum rampung

sembari mencari waktu terus berlalu

selagi tertatih ilmu harus tetap terserap

serumit benang kusutpun jawaban itu pasti akan terusut

hari ini harimu

bukan kekasih bukan pula mantan kekasih
bukan teman apalagi sahabat
bukan juga bila orang berkata musuh
bila harus diartikan aku pun tak menemukan apa artinya

yang aku tamukan hanya sebuah kata
I found no meaning in your heart, now

hari ini harimu
dihati ingin mengucap dengan mulut
menjamah otak berkata lain
apa yang harus dilakukan tak ada yang mengarahkan

biarlah saja
hanya dengan pustaka kata aku berdoa
semoga hari ini benar harimu
dan mengalir lurus menuju waktu yang tak tentu

[ku tulis untukmu yang selalu dihatiku]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.