akan ada banyak cerita

hahahahahahahaaaaa

diawali motion tertawa

seharusnya bukan!

tapi pada ahirnya memang harus dengan tertawa

tidak peduli sketchnya berbentuk apa

alurnya sudah tertata mengalir sedemikian rupa

dari hulu tetap ke hilir

bukan sesuatu yang pasti pula

karena pada hakekatnya seperti lembaran buku

lembar demi lembar akan terisi berbeda dengan warna berbeda

akan ada banyak cerita

sedari membuka jendela sampai menutupnya kembali

adapula yang memulai dengan merangkai kata hingga menutup mata

karena selalu akan ada banyak cerita

selalu ada cara

sudah kurasa lelah

setara orang bilang tak ada arah

hayal, bukankah ini belum terlalu parah!!!

begitu kata hati menyanggah

senyum tetaplah harus

tapi memang bukan berarti mengobati

jalan saja terus

jangan terlalu hiraukan arus

gunakan kaca untuk melihat kebelakang

bukan berarti mengacuhkan

tapi hanya untuk mengingatkan

gelombang pastilah ada

dan tetaplah tegak berjalan

jurang bukanlah hambatan

tebing bukanlah kebuntuan

hanya Yakinlah!

Tuhan telah memilihkan jalan untuk kita

maka tetaplah tegak

ada cara untuk melaluinya

relakan dia pada cintanya

telah terkutip dalam redup mataku

muncul sketsa wajahnya dalam tiap tidurku

bukankah sebenarnya aku sangat sadar

dia bukanlah kekasihku

terlebih lagi telah ada yang memilikinya

ah.. biarkan saja

aku sudah terbiasa dengan kata nelangsa

aku juga telah barkali-kali merasa lara

karena hati tetap berontak

rasa biarlah tetap

siapa tau suatu waktu wangi melekat

hanya memang,

serapi mungkin hati akan kutata kembali

relakan dia tetap pada cintanya

dan aku tetap pada jalanku

buntu

buih diotakku ini mungkin sudah mendidih
bukan sakit tapi rumit
ini urusan hidup, sekali lagi hidup

lari ke selatan berbuah setan
lari ke timur berlumur kapur
lari ke utara berlaba iba
lari ke barat terperanjat jerat

sumpah, buntu sudah
harus kulempar kemana kaki ku ini
sudah berat berkalung syarat

Bermodal semangat tak dapat
dijampi doa belum mujarap
hanya terus kulangkahkan kaki
kudidihkan otak

…dia

matanya memancar tak ubahnya berlian.

bibirnya meregang memberikan senyum yang cantik lagi elok.

lesung pipi tak mau kalah menjadi pelengkap wajah manisnya.

layaknya pria yang sedang kasmaran

tersipulah malu aku di buatnya.

ingin aku lebih lama memandang.

berbicara hanya antara aku dan dia saja.

tapi dalam sekejap terhempas dadaku tau dia telah milik orang lain.

hanya bisa aku membalas senyumnya

dan menjadi pengagum untuk nya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.