relakan dia pada cintanya

telah terkutip dalam redup mataku

muncul sketsa wajahnya dalam tiap tidurku

bukankah sebenarnya aku sangat sadar

dia bukanlah kekasihku

terlebih lagi telah ada yang memilikinya

ah.. biarkan saja

aku sudah terbiasa dengan kata nelangsa

aku juga telah barkali-kali merasa lara

karena hati tetap berontak

rasa biarlah tetap

siapa tau suatu waktu wangi melekat

hanya memang,

serapi mungkin hati akan kutata kembali

relakan dia tetap pada cintanya

dan aku tetap pada jalanku

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.